1.Piramida & Sphynx di Mesir
Salah satu tempat paling misterius dan
ajaib di planet. Berada di Afrika Utara, negara ini memiliki lebih dari
80 piramida yang tersebar di sepanjang sungai Nil. Masing2 tingginya
mendekati 100 meter, dan terbuat dari batu raksasa dengan berat
masing-masing mencapai 100 ton. Sampai sekarang legenda mengenai
piramida masih mengundang berbagai gosip baru, mitos dan kepercayaan
baru juga bermunculan.
Dari semua piramida, yang tertinggi
adalah Piramida Cheops. Semua piramida dibangun hanya dengan menumpuk
satu batu diatas batu lainnya. Tidak ditemukan lem, paku, atau perekat
apapun digunakan dalam pembuatan piramid. Semua batu entah bagaimana
saling pas, sehingga sangat susah ditemukan adanya retakan atau celah.
Permasalahan mengenai teknik pembangunan yang digunakan juga belum
terjawab sampai saat ini. Jadi jika anda memang mencari misteri,
Piramida-piramida Mesir akan tetap memberikan misteri bagi anda.
2.Segitiga Bermuda
Di Atlantik Barat laut, terletak Segitiga
Bermuda. Dalam segitiga ini terdapat 7 pulau besar dan 150 pulau kecil
yang sebenarnya adalah gugusan karang. Segitiga ini juga disebut sebagai
segitiga setan – semua alat teknologi tinggi dan semua alat navigasi
tidak bekerja dengan benar di tempat tersebut. Seringkali bahkan
komunikasi dengan dunia diluar segitiga ini menjadi masalah. Tidak ada
yang tahu mengapa dan bagaimana mencegah hal ini. Jadi, jika anda memang
berani, siapa tahu anda menjadi yang pertama memecahkan misteri ini.
3.Valdaro, Italia
Sepasang kerangka laki-laki dan perempuan
zaman batu baru yang saling berpelukan erat tergali di Italia. Sepasang
kerangka yang saling berpelukan hangat ini, menggoncang semua orang
yang melihatnya. Arkeolog memperkirakan, bahwa sepasang kerangka ini
telah terkubur kurang lebih 5.000-6.000 tahun lamanya di bawah tanah!
Untuk mempertahankan gaya pelukan ini,
ilmuwan belum memutuskan memisahkan potongan kerangka tersebut. “Kami
akan tetap mempertahankan sikap mereka selama ini yaitu saling
berpelukan.” Demikian ujar arkeolog Irena Mannorti yang menemukan
sepasang kerangka ini.
Setelah kerangka itu dipindahkan, ilmuwan
akan meneliti lebih lanjut terhadap sepasang kekasih yang saling
berpelukan abadi ini. Selanjutnya, kerangka tersebut akan di simpan di
museum nasional Italia.
Menurut ilmuwan, bahwa pengetahuan mereka terhadap pasangan kekasih
zaman batu ini sangat sedikit. Kerangka tersebut ditemukan di sebuah
daerah pinggiran Kota Valdaro, Mantova, karena itu dinamakan “kekasih
Valdaro”.
Arkeolog nampaknya sangat yakin bahwa
mereka meninggal saat remaja, sebab gigi mereka masih utuh. Selain itu,
karena seiring dengan ditemukannya sebuah panah dan beberapa perkakas di
kerangka tersebut, dapat diketahui kalau mereka meninggal pada zaman
batu. Dan di balik legenda yang dianggap paling agung dalam sejarah
arkeologi Italia ini masih banyak teka-teki yang perlu diuraikan.
Ada indikasi menunjukkan, bahwa kedua
insan ini bukannya meninggal dalam kondisi saling berpelukan, melainkan
dikubur demikian di tanah makam prasejarah. Cinta yang benar-benar
abadi..
4.Xi’an, Cina
China sekarang menjadi terkenal dengan di
temukannya the Mausoleum of Qinshihuang, kuburan imperial terbesar
dalam sejarah Cina. Keajaiban ini dibangun dalam waktu 38 tahun oleh
700,000 pekerja, dan terkenal dengan tentara terracotta yang dikubur
bersama Kaisar.
5.Yukatan, Meksiko
Di tengah hutan yang lebat di semenajung Yucatan, Meksiko, di luar dugaan tersebar ribuan “kolam kristal” yang misterius. Menurut laporan Reuters,
para ilmuwan asal AS telah menemukan “kolam kristal” tersebut belum
lama ini, yang sekaligus membuka cadar sesungguhnya dunia air bawah
tanah. Hutan yang lebat ini menyembunyikan banyak “kolam kristal”
tersebut, dimana kedalaman salah satu “kolam kristal” itu dapat mencapai
160 meter lebih.
Ribuan “kolam kristal” bawah tanah
tersebut telah membentuk sebuah dunia air bawah tanah yang misterius.
bangsa Maya kuno pernah menganggap, bahwa di sana merupakan pintu masuk
menuju ke alam bawah tanah. Masyarakat setempat pun terus melegendakan,
bahwa di dunia air bawah tanah yang misterius itu, terdapat setumpukan
tulang belulang, dan emas yang membentuk seperti gunung.
Peneliti asal AS dan penjelajah melakukan
penyelidikan terhadap sejumlah lubang sambil membawa tabung oksigen,
lampu kedap air dan peralatan bawah air lainnya. Dari penyelidikan itu
diketahui bahwa sesungguhnya “kolam kristal” ini adalah lubang batuan
yang terbentuk dari gamping (batu kapur) yang terkikis air hujan
permanen. Dan oleh karena air hujan disaring batu kapur sejenis bunga
karang, maka air kelihatan sangat jernih dan bening, dan tampak seperti
terbuat dari kristal.
Para penyelam petualang merasa
seolah-olah melayang di angkasa ketika berenang di dalam air bawah tanah
tersebut. Kolam-kolam kristal ini yang dangkal ada yang kedalamannya
mencapai 1 meter lebih, sedangkan yang dalam tidak berdasar. Mereka
pernah menyelami sebuah lubang bawah tanah, hingga di kedalaman 160
meter anehnya tetap saja tidak bisa sampai ke dasar.
Wajar saja kalau bangsa Maya pernah
menjadikan kolam-kolam kristal tersebut sebagai kolam yang suci, dan
mereka pernah memasukkan barang-barang perhiasan ke dalamnya untuk
sembahyang leluhur. Dalam kehidupan sehari-hari bangsa Maya kuno,
lubang-lubang ini menduduki status yang penting. Lubang tersebut juga
menyediakan sumber air yang cukup bagi bangsa Maya, selain itu juga
menyediakan tempat pemandian bagi mereka. Hingga sekarang, di sejumlah
desa yang jauh terpencil di semenanjung Yucatan, orang-orang masih
bergantung pada lubang bawah tanah seperti ini dalam kehidupannya.
Dalam keyakinan spiritual bangsa Maya, kubang-kubang ini juga merupakan tempat tinggal Dewa Hujan, sama seperti Istana Naga dalam legenda Tiongkok.
Bangsa Maya mengandalkan mereka guna bersujud untuk memohon hujan.
Bangsa Maya beranggapan, bahwa hujan di langit adalah hasil kunjungan
Dewa Hujan, hanya dengan mempersembahkan “hadiah”, dewa hujan baru bisa
hadir. Mereka memasukkan barang perhiasan ke dalam lubang, bahkan akan
memilih gadis cantik dan diterjunkan ke dalam air, dengan maksud
menyenangkan Dewa Hujan.
6.Pulau yang bisa Menghilang
Anehnya lagi, 200 tahun kemudian ketika
laksamana Makaluofu dan tim inspeksi yang sedang berlayar ke Kutub Utara
menggunakan kapal pemecah es, mencoba menemukan pulau yang berada di
map itu, namun tidak menemukannya. Tahun 1925. seorang navigator,
Woershi, berhasil mencapai pulau ini bahkan ia hafal kondisi pulau ini.
Anehnya, lagi lagi tim ekspedisi yang terdiri dari para ilmuwan yang
sengaja mendatangi pulau ini tahun 1928, gagal menemukan pulau ini.
Sampai kini pulau itu tetaplah sebuah misteri yg tak terpecahkan. Seolah
pulau itu hanya bisa dilihat ketika ia ingin memperlihatkan wujudnya!
7.Pintu Neraka
Tempat ini di Uzbekistan disebut oleh penduduk setempat "Pintu ke Neraka". Hal ini terletak dekat kota kecil Darvaz. Cerita tentang tempat ini sudah berlangsung selama 35 tahun. Setelah ahli geologi yang pengeboran untuk gas. Lalu tiba-tiba selama pengeboran mereka telah menemukan sebuah gua bawah tanah, sangat besar bahwa semua lokasi pengeboran dengan semua peralatan dan kamp-kamp punya dalam dalam di bawah tanah.
Tak ada yang berani ke sana karena gua itu penuh dengan gas. Jadi, mereka menyulutnya sehingga tidak ada gas beracun bisa keluar dari lubang, dan sejak itu, itu terbakar, sudah selama 35 tahun tanpa jeda apapun. Tidak ada yang tahu berapa banyak ton gas yang sangat bagus ini terbakar selama bertahun-tahun, namun sepertinya menjadi tak terbatas di sana.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar